Kawan, pernahkah kita membayangkan apa yang akan terjadi ketika cinta bersemayam di hati semua manusia,
Ketika cinta memenuhi udara di atmosfer dunia,
Atau ketika cinta dijadikan ideologi bangsa manusia?
Pernahkan kita sedikit saja mau memikirkan, apa sebetulnya yang telah terjadi di kehidupan kita ini?
Mengapa masalah masih saja terus muncul menjamur dan mengganggu?
Mengapa selalu ada tatapan curiga penuh kebencian?
Mengapa selalu ada rasa tidak nyaman berjalan di bumi sendiri?
Mengapa selalu ada peperangan, pertikaian, permusuhan di antara kita?
Apa yang telah kita lakukan wahai makhluk perasa?
kaya, miskin, kaum papa, penguasa, rohaniawan, politikus, tentara, pemberontak, ibu2, bapak2, orang tua atau bahkan anak kecil.
Tidak bisakah kita suasanakan hidup ini tanpa adanya rasa-rasa tidak enak tapi laku itu,
sehingga kita dapat santai sejenak dan mencoba mempertanyakan apa yang salah dengan diri kita?
Apa yang harus dibetulkan dari diri kita, sistem kita, hidup kita?
karena kitalah yang seharusnya paling berhak diinterogasi seperti itu, bukan orang lain.
Mari orang-orang pecinta damai,
Bangunlah dari tidurmu, sadarlah dari alam bengismu, geliatlah dari kecongkakanmu,
Mari kita berusaha untuk membangun rasa cinta atas cinta.
sehingga ketika cinta tidak hadir, akan timbul rasa merindukannya.
Kawan, Islam adalah agama cinta
Karena ia terlahir atas nama cinta
karena ia muncul untuk menyebar cinta
Maka saudaraku, cintailah cinta karena DIA adalah sang Maha cinta!
***
kertas itu telah lusuh, kusut, kumal karena tak pernah dirawat dan terlupakan, terbuang di bawah panji-panji kekuasaan, tertutupi oleh tangan-tangan kepentingan dan tergantikan oleh pundi-pundi kekayaan. Kasihan mereka yang tak berdosa, kasihan mereka yang tertindas, kasihan mereka yang fisiknya diam namun batinnya teriak.
***
Semoga tulisan mini ini memuseumkan impian besar mereka agar abadi dan sewaktu-waktu dapat muncul dan menari di atas panji-panji itu. Amin…Ya Karim!
Salam.
290108